Senin, 29 Februari 2016

How Do You Write an Email


Hello there,

Saya merasa miris dengan keadaan akhir-akhir ini, dimana etika sudah tidak lagi dipermasalahkan karena pergeseran budaya. Budaya apakah yang dimaksud? Budaya bersosial media sudah marak sehingga beberapa etika yang seharusnya terpenuhi menjadi dilanggar dengan sangat amat biasa sekali tanpa ada rasa dosa dan tanpa hukuman sosial yang wajar.

Salah satu dampaknya adalah pada etika penulisan email. Sering sekali terjadi kepada saya pribadi, email yang tidak disertai isi email, bahkan tanpa subyek/judul email. Biasanya sih mahasiswa yang melakukan ini, meskipun ada beberapa juga yang bukan :D. Hal semacam ini tidak pernah terjadi di jaman sebelum ada facebook, WA, Ktalk, Line dan BBM.

Jadi, temans, ternyata, mengirim email itu ada etikanya. In case temans tidak tahu, akan saya beri tahu ya. Berikut hal-hal yang wajib ada di setiap email:
1. Subyek/ Judul Email, berisi gambaran besar isi email, misalnya jika saya ingin mengirim daftar nilai fisiologi tumbuhan ke rekan saya, akan saya tulis di subyek : Nilai Fisiologi Tumbuhan.
2. Salam pembuka, berisi salam seperti Halo, Hai (jika informal) dan Dengan hormat, Selamat pagi/siang/sore/malam (jika formal). Informal maksudnya penerima email adalah orang yang dekat dengan kita, seperti teman atau saudara. Sedangkan formal artinya penerima email itu adalah rekan kerja atau atasan kita atau orang yang kita hormati.
3. Isi email, berisi maksud dikirimnya email kita. Isi email juga bisa informal dan formal, tetapi harus tetap memperhatikan adab sopan-santun.
4. Salam penutup, berisi salam seperti Salam, Salam hormat, dan sebagainya, sebagai tanda untuk mengakhiri email kita.
5. Nama pengirim email. Biasanya simply kita atur di 'signature' sehingga kita tidak perlu menulis berulang-ulang.

Oh iya, khusus untuk temans yang merencanakan mengirim email kepada calon supervisor (lagi cari beasiswa), tolong buatlah alamat email yang sesuai dengan nama kalian, misalnya karena nama saya wina, maka email saya winasavitri@gmail.com. Jangan membuat alamat email dengan nama samaran seperti badboy@blablabla.com dan yang semacam itu. Alamat email yang demikian, jika mengirim email aplikasi beasiswa, akan besar kemungkinannya tidak dibaca oleh calon supervisor, karena dianggap sebagai spam.

Demikian temans tentang adab menulis email, semoga ada manfaatnya. :)

Tidak ada komentar: